Sabtu kemarin saya bersama 25 orang teman2 EU kunjungan lokasi ke tempat usaha Pak Wan Muhammad di Tambun Bekasi. Yang punya Idolmart. Sharing bisnis ritel dan kuliner. Panjang lebar Pak Wan menceritakan konsep usahanya. Terutama bisnis kuliner yang baru dibangun. Konsep bisnis, target market, investasi, sistem operasional, rencana ke depan, dll. Ada sekitar 2 jam sharing di tempat beliau.
Selesai di Pak Wan, saya ajak ke tempatnya Mas Hari di Karawang. Sharing bisnis kuliner juga. Sharing dari jam 6 sore sampai jam 8 malam. Sama..., panjang lebar juga Mas Hari menceritakan jatuh bangunnya membangun usaha.
Ada persamaan cerita keduanya. Sama sama pernah bangkrut dengan hutang diatas 1 Milyard. Mulai dari minus.
Pak Wan bangkit dengan menata kembali bisnis yang sudah bangkrut, Toysmart. Belajar dari kegagalan, dia bangun bisnis retail dengan konsep yang berbeda, Idolmart. Saat ini Idolmart sudah ada 39 Cabang, dengan Omzet rata2 8 Milyard/bulan. Mencoba terjuan lagi di bisnis kuliner, Met Cafe. Baru satu bulan jalan, omzet rata2 3 juta per hari.
Mas Hari juga pernah terjun di berbagai bisnis. Bengkel mobil, distributor pupuk, Stasiun TV (KCTV), Franchise bahasa inggris, Franchise kuliner. Bangkrut dengan hutang 2 Milyard. Saat ini bangkit lagi dengan jualan mie. Dimulai dengan omzet 4 juta perbulan satu setengah tahun yang lalu, bulan Maret ini diprediksi nembus 200 juta perbulan. Begitu juga kursus bahasa Inggris dengan merk sendiri saat ini muridnya ada 250 orang.
Saat pulang dari Karawang ada peserta yang nanya ke saya
"Pak itu kenapa mereka bisa bangkit lagi ya?", tanyanya.
Karena sebagian jawaban sudah diceritakan oleh masing masing narasumber sayapun cuma ngejawab
"Setiap orang itu ada masanya dan setiap masa ada orangnya", jawab saya. "Hidup itu seperti roda berputar, untuk itu jika rodanya lagi diatas segera loncat, kempesin rodanya dan segera ganjal..." he..he...
Bertindaklah, Action. Hasilnya serahkan sama yang Di Atas...
Salam action
Ato Sunarto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar